Rabu, 22 juli 2026-4A- matematika dan pend.pancasila
Selamat pagi,,,,
Assalamualaikum.wr.wb anak shalih/sholeha IV.A bagaimana kabarnya hari ini Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Jangan lupa sebelum belajar mendengarkan tausiah dan merangkum isinya kemudian tadarus dan sholat duha.
MAPEL MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat menentukan nilai tempat, menguraikan bilangan ke dalam bentuk nilai dan menyusun bilangan dari bentuk uraian nilai tempat dengan baik.
MATERI AJAR:
Menentukan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan), Menguraikan bilangan ke dalam bentuk nilai tempat, Menyusun bilangan dari bentuk uraian nilai tempat.
A. Pengertian Nilai Tempat
Nilai tempat adalah nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam sebuah bilangan.
Tabel Nilai Tempat
| Nilai Tempat | Nilai |
|---|---|
| Ribuan | 1.000 |
| Ratusan | 100 |
| Puluhan | 10 |
| Satuan | 1 |
Contoh
Bilangan 4.582
| Angka | Nilai Tempat | Nilai |
|---|---|---|
| 4 | Ribuan | 4.000 |
| 5 | Ratusan | 500 |
| 8 | Puluhan | 80 |
| 2 | Satuan | 2 |
B. Menguraikan Bilangan Menjadi Nilai Tempat
Menguraikan bilangan berarti memisahkan bilangan sesuai nilai tempatnya.
Contoh 1
Bilangan 3.456
= 3.000 + 400 + 50 + 6
Contoh 2
Bilangan 7.821
= 7.000 + 800 + 20 + 1
Contoh 3
Bilangan 2.040
= 2.000 + 0 + 40 + 0
C. Menyusun Bilangan dari Bentuk Uraian
Perhatikan nilai setiap tempat, kemudian gabungkan menjadi satu bilangan.
Contoh 1
2.000 + 500 + 30 + 8
= 2.538
Contoh 2
6.000 + 400 + 70 + 5
= 6.475
Contoh 3
1.000 + 300 + 0 + 9
= 1.309
Contoh Soal
A. Menentukan Nilai Tempat
- Bilangan 5.372
- Angka 5 berada pada tempat ribuan.
- Angka 3 berada pada tempat ratusan.
- Angka 7 berada pada tempat puluhan.
- Angka 2 berada pada tempat satuan.
- Bilangan 8.146
- Nilai angka 8 = 8.000
- Nilai angka 1 = 100
- Nilai angka 4 = 40
- Nilai angka 6 = 6
B. Menguraikan Bilangan
- 4.735 = 4.000 + 700 + 30 + 5
- 9.281 = 9.000 + 200 + 80 + 1
- 6.540 = 6.000 + 500 + 40 + 0
C. Menyusun Bilangan
- 3.000 + 400 + 20 + 6 = 3.426
- 8.000 + 100 + 90 + 4 = 8.194
- 5.000 + 600 + 0 + 7 = 5.607
Latihan
A. Tentukan Nilai Tempat!
- Bilangan 4.126
- Bilangan 7.953
- Bilangan 2.418
B. Uraikan Bilangan!
- 5.678 = ...
- 3.240 = ...
- 8.019 = ...
C. Susun Menjadi Bilangan!
- 2.000 + 300 + 70 + 8 = ...
- 7.000 + 500 + 40 + 1 = ...
- 9.000 + 100 + 20 + 6 = ...
A. Latar Belakang Pembentukan BPUPKI
Pada tahun 1945, Indonesia masih berada di bawah pendudukan Jepang. Saat itu, Jepang mulai mengalami kekalahan dalam Perang Dunia II. Untuk menarik simpati rakyat Indonesia, Jepang menjanjikan kemerdekaan.
Sebagai langkah awal, Jepang membentuk sebuah badan yang bertugas mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, yaitu BPUPKI.
BPUPKI adalah singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
Dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Cosakai.
B. Pembentukan BPUPKI
- Diumumkan pada 1 Maret 1945.
- Diresmikan pada 28 Mei 1945.
- Mulai bersidang pada 29 Mei 1945.
- Ketua BPUPKI adalah Dr. Radjiman Wedyodiningrat.
- Wakil ketua berasal dari Jepang dan Indonesia.
- Anggotanya berjumlah sekitar 67 orang.
C. Tugas BPUPKI
BPUPKI mempunyai tugas:
- Menyelidiki hal-hal yang diperlukan untuk kemerdekaan Indonesia.
- Menyusun dasar negara Indonesia.
- Menyusun rancangan Undang-Undang Dasar.
D. Sidang Pertama BPUPKI
Sidang pertama dilaksanakan pada 29 Mei–1 Juni 1945.
Pembahasan utama dalam sidang ini adalah dasar negara Indonesia.
Beberapa tokoh menyampaikan usulan dasar negara.
1. Mohammad Yamin
Tanggal: 29 Mei 1945
Usulan:
- Peri Kebangsaan
- Peri Kemanusiaan
- Peri Ketuhanan
- Peri Kerakyatan
- Kesejahteraan Rakyat
2. Soepomo
Tanggal: 31 Mei 1945
Beliau mengusulkan negara yang:
- Bersatu
- Mengutamakan persatuan
- Mengedepankan musyawarah
- Menjunjung keadilan sosial
3. Soekarno
Tanggal: 1 Juni 1945
Pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato mengenai dasar negara yang diberi nama Pancasila.
Isi Pancasila yang diusulkan Soekarno:
- Kebangsaan Indonesia
- Internasionalisme atau Perikemanusiaan
- Mufakat atau Demokrasi
- Kesejahteraan Sosial
- Ketuhanan Yang Maha Esa
Karena itulah setiap 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.
E. Awal Perumusan Pancasila
Setelah sidang pertama selesai, para tokoh kembali berdiskusi untuk menyempurnakan rumusan dasar negara.
Mereka membentuk sebuah panitia kecil yang kemudian dikenal sebagai Panitia Sembilan.
Panitia Sembilan berhasil menyusun Piagam Jakarta> pada 22 Juni 1945.
Piagam Jakarta menjadi dasar penting dalam penyusunan Pancasila sebelum akhirnya disempurnakan menjadi rumusan yang digunakan sampai sekarang.
F. Tokoh-Tokoh Penting
| Tokoh | Peran |
|---|---|
| Dr. Radjiman Wedyodiningrat | Ketua BPUPKI |
| Mohammad Yamin | Mengusulkan dasar negara |
| Soepomo | Mengusulkan konsep negara |
| Soekarno | Memperkenalkan istilah Pancasila |
G. Ringkasan
- BPUPKI dibentuk oleh Jepang untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
- BPUPKI diresmikan pada 28 Mei 1945.
- Sidang pertama berlangsung pada 29 Mei–1 Juni 1945.
- Sidang membahas dasar negara Indonesia.
- Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno menyampaikan usulan dasar negara.
- Pada 1 Juni 1945, Soekarno memperkenalkan nama Pancasila.
- Panitia Sembilan menyusun Piagam Jakarta sebagai dasar awal rumusan Pancasila.
Latihan
A. Pilihan Ganda
- BPUPKI merupakan singkatan dari ....
a. Badan Persiapan Kemerdekaan Indonesia
b. Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
c. Badan Persatuan Indonesia
d. Badan Kemerdekaan Indonesia - Ketua BPUPKI adalah ....
a. Soekarno
b. Mohammad Hatta
c. Dr. Radjiman Wedyodiningrat
d. Soepomo - Sidang pertama BPUPKI membahas tentang ....
a. Bendera negara
b. Lagu kebangsaan
c. Dasar negara
d. Presiden - Tokoh yang pertama kali memperkenalkan nama Pancasila adalah ....
a. Mohammad Hatta
b. Soepomo
c. Soekarno
d. Ahmad Soebardjo - Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal ....
a. 28 Mei
b. 29 Mei
c. 1 Juni
d. 17 Agustus
M MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:
- Buku MAPEL IPAS, SENI RUPA, PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV
- LCD
- GAMBAR
- VIDEO
- KERTAS ORIGAMI
METODE PEMBELAJARAN:
- Ceramah, tanya jawab, pengamatan, diskusi, PBL, Discovery Learning

Komentar
Posting Komentar