Senin, 7 september 2026-4A - matematika

 




Selamat pagi,,,, 

IDENTITAS DIRI;

A.       Nama                    : GERY PERDHO HIPSON S.Pd

B.         Mapel                  : Matematika

C.         Hari/Tanggal      : senin, 7 september 2026

D.         Kelas                   : IV.A

E.        

Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.A apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus



MATERI MATEMATIKA KELAS 4 FASE B

Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah sampai dengan 1.000

A. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu melakukan operasi hitung bilangan cacah sampai dengan 1.000, meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, serta menggunakan operasi tersebut untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mampu memahami hubungan antara perkalian dan pembagian serta memilih strategi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan cacah.


B. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ATP 1: Peserta didik memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang dan kelompok yang sama banyak.

ATP 2: Peserta didik menentukan hasil perkalian bilangan cacah dengan menggunakan berbagai strategi, seperti penjumlahan berulang, tabel perkalian, dan perkalian bersusun.

ATP 3: Peserta didik menyelesaikan perkalian bilangan cacah sampai dengan 1.000 dalam berbagai bentuk soal.

ATP 4: Peserta didik memahami konsep pembagian sebagai pengurangan berulang dan membagi suatu bilangan menjadi beberapa kelompok yang sama banyak.

ATP 5: Peserta didik menentukan hasil pembagian bilangan cacah sampai dengan 1.000 menggunakan strategi yang tepat.

ATP 6: Peserta didik memahami hubungan antara perkalian dan pembagian sebagai operasi yang saling berkebalikan.

ATP 7: Peserta didik menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai dengan 1.000.


C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang dengan benar.

  2. Menentukan hasil perkalian bilangan cacah menggunakan strategi yang sesuai.

  3. Menghitung perkalian bilangan cacah sampai dengan 1.000 dengan tepat.

  4. Menjelaskan konsep pembagian sebagai pengelompokan atau pengurangan berulang.

  5. Menentukan hasil pembagian bilangan cacah sampai dengan 1.000 dengan tepat.

  6. Menjelaskan hubungan antara perkalian dan pembagian.

  7. Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian dalam kehidupan sehari-hari.

  8. Memeriksa kebenaran hasil pembagian menggunakan operasi perkalian.






D. Materi Pembelajaran

1. Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang

Perkalian dapat dipahami sebagai penjumlahan bilangan yang sama secara berulang.

Contoh:

4 × 6

Artinya 4 kelompok yang masing-masing berisi 6.

6 + 6 + 6 + 6 = 24

Jadi:

4 × 6 = 24

Contoh lain:

5 × 7 = 7 + 7 + 7 + 7 + 7 = 35


2. Sifat Pertukaran pada Perkalian

Perkalian memiliki sifat pertukaran.

Contoh:

3 × 8 = 24

dan

8 × 3 = 24

Jadi:

3 × 8 = 8 × 3

Walaupun urutan bilangan ditukar, hasil perkalian tetap sama.


3. Perkalian dengan Bilangan 10 dan 100

Contoh:

24 × 10 = 240

35 × 10 = 350

7 × 100 = 700

9 × 100 = 900


4. Perkalian Bersusun

Contoh:

24 × 13

Cara menghitung:

    24
×   13
------
    72
+  240
------
   312

Jadi:

24 × 13 = 312


5. Pembagian sebagai Pengelompokan

Pembagian berarti membagi suatu bilangan menjadi beberapa kelompok yang sama banyak.

Contoh:

24 permen dibagikan kepada 6 anak secara sama rata.

24 ÷ 6 = 4

Artinya setiap anak mendapatkan 4 permen.


6. Pembagian sebagai Pengurangan Berulang

Contoh:

20 ÷ 5

20 − 5 = 15
15 − 5 = 10
10 − 5 = 5
5 − 5 = 0

Ada 4 kali pengurangan.

Jadi:

20 ÷ 5 = 4


7. Hubungan Perkalian dan Pembagian

Perkalian dan pembagian merupakan operasi yang saling berkebalikan.

Contoh:

6 × 8 = 48

Maka:

48 ÷ 6 = 8

dan

48 ÷ 8 = 6

Hubungannya dapat ditulis:

6 × 8 = 48
8 × 6 = 48
48 ÷ 6 = 8
48 ÷ 8 = 6


8. Soal Cerita

Contoh:

Pak Budi memiliki 8 kotak pensil. Setiap kotak berisi 24 pensil. Berapa jumlah seluruh pensil?

Penyelesaian:

8 × 24 = 192

Jadi, jumlah seluruh pensil adalah 192 pensil.

Contoh pembagian:

Ibu mempunyai 360 kue. Kue tersebut dimasukkan ke dalam 9 kotak dengan jumlah yang sama.

360 ÷ 9 = 40

Jadi, setiap kotak berisi 40 kue.


E. Latihan Soal 

(kerjakan soal berikut dibuku tulis matematika, soal ditulis berikut dengan cara dalam mencari jawaban) 


I. Pilihan Ganda

1. Hasil dari 24 × 5 adalah ....

A. 100
B. 110
C. 120
D. 130

2. Pak Rudi memiliki 6 kotak buku. Setiap kotak berisi 35 buku. Jumlah seluruh buku adalah ....

A. 180
B. 200
C. 210
D. 220

3. Hasil dari 125 × 4 adalah ....

A. 400
B. 450
C. 500
D. 550

4. Hasil dari 480 ÷ 6 adalah ....

A. 60
B. 70
C. 80
D. 90

5. Sebanyak 360 jeruk dimasukkan ke dalam 9 keranjang sama banyak. Setiap keranjang berisi ....

A. 30 jeruk
B. 40 jeruk
C. 45 jeruk
D. 50 jeruk

6. Hasil dari 32 × 12 adalah ....

A. 324
B. 348
C. 384
D. 394

7. Hasil dari 720 ÷ 8 adalah ....

A. 80
B. 90
C. 100
D. 110

8. Rina membeli 7 bungkus kelereng. Setiap bungkus berisi 28 kelereng. Jumlah kelereng Rina adalah ....

A. 186
B. 196
C. 206
D. 216

9. Jika 45 × 8 = 360, maka hasil dari 360 ÷ 45 adalah ....

A. 6
B. 7
C. 8
D. 9

10. Sebuah sekolah memiliki 600 buku yang akan dibagikan sama rata kepada 12 kelas. Banyak buku yang diterima setiap kelas adalah ....

A. 40
B. 50
C. 60
D. 70


II. Isian Singkat

1. 36 × 7 = ....

2. 125 × 6 = ....

3. 540 ÷ 9 = ....

4. 800 ÷ 10 = ....

5. Ayah membeli 9 kotak buah. Setiap kotak berisi 45 buah. Jumlah seluruh buah adalah ....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senin, 7 september 2026-4A- BAHASA INDONESIA

Pembelajaran : senin ,28 juli 2025