Pembelajaran: rabu, 29 oktober 2025

Matematika
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis masalah proporsi multi-langkah yang membutuhkan kombinasi perkalian dan pembagian
Peserta didik dapat menyelesaikan masalah sehari-hari menggunakan rasio
Materi : Skala
Skala adalah perbandingan antara jarak pada gambar (misalnya peta) dengan jarak
yangsebenarnya di lapangan. Skala ditulis dalam bentuk perbandingan, seperti 1:2.000.000.
- Skala (S): Perbandingan antara jarak pada peta dan jarak sebenarnya.
- Jarak pada Peta (Jp): Jarak yang tertera pada gambar atau peta.
- Jarak Sebenarnya (Js): Jarak sesungguhnya di lapangan.
- Mencari Skala:
- Mencari Jarak Sebenarnya:
- Mencari Jarak pada Peta:
- Diketahui:
- Jarak pada peta () = 5 cm
- Skala () = 1:1.200.000
- Jarak pada peta (
- Ditanya:
- Jarak sebenarnya ()?
- Jarak sebenarnya (
- Jawab:
- Diketahui:
- Panjang sebenarnya = 120 m
- Lebar sebenarnya = 80 m
- Skala = 1:200
- Ditanya:
- Panjang dan lebar pada gambar?
Jawab:
- Konversi satuan: Ubah ukuran sebenarnya dari meter ke sentimeter agar sesuai dengan skala.
- Panjang =
- Lebar =
- Panjang =
- Hitung panjang pada gambar:
- Hitung lebar pada gambar:
- Hitung lebar pada gambar:
- Jadi, ukuran kebun pada gambar adalah 60 cm x 40 cm.
Kalimat langsung adalah kalimat yang diucapkan langsung oleh pembicara pada orang lain tanpa mengubah apa pun.
Jadi, kalimat yang disampaikan sama persis tanpa penambahan atau pengurangan kata sedikit pun, lo.
Pada penulisan kalimat langsung, disertai tanda petik dua dan bisa berupa kalimat tanya, berita, dan perintah.
Ciri kalimat langsung:
- Menggunakan tanda petik dua ("...")
- Sebelum tanda petik dua, dipisahkan dengan tanda koma (,)
- Huruf pertama di awal petikan menggunakan huruf kapital
Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang mengutarakan isi perkataan pembicara dalam bentuk kalimat berita
Kalimat tidak langsung juga bisa diartikan sebagai ubahan dari kalimat langsung yang tidak langsung diucapkan.
Artinya, jenis kalimat ini hanya menyampaikan isi atau maksud atas perkataan orang ketiga (pembicara).
O iya, tidak seperti kalimat langsung, kalimat tidak langsung ini tidak disertai dengan tanda petik dua ("...").
Ciri kalimat tidak langsung:
- Tidak menggunakan tanda petik dua
- Menggunakan kata hubung: bahwa, agar, untuk
- Untuk pertanyaan menggunakan kata apakah dan mengenai
Komentar
Posting Komentar