Rabu, 29 juli 2026- 4A - MATEMATIKA & PEND. PANCASILA
Selamat pagi,,,,
Assalamualaikum.wr.wb anak shalih/sholeha IV.A bagaimana kabarnya hari ini Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Jangan lupa sebelum belajar mendengarkan tausiah dan merangkum isinya kemudian tadarus dan sholat duha.
MAPEL MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu membandingkan dua bilangan menggunakan simbol >, <, = dan mengurutkan bilangan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
MATERI AJAR: MEMBANDINGKAN DUA BILANGAN DAN MENGURUTKAN BILANGAN DARI TERKECIL ATAU SEBALIKNYA
A. Membandingkan Dua Bilangan
Membandingkan bilangan berarti menentukan apakah suatu bilangan lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan lainnya.
1. Tanda Lebih dari (>)
Tanda > dibaca lebih dari.
Contoh:
- 9 > 5
- 845 > 458
Artinya, bilangan di sebelah kiri lebih besar daripada bilangan di sebelah kanan.
2. Tanda Kurang dari (<)
Tanda < dibaca kurang dari.
Contoh:
- 3 < 8
- 246 < 264
Artinya, bilangan di sebelah kiri lebih kecil daripada bilangan di sebelah kanan.
3. Tanda Sama dengan (=)
Tanda = dibaca sama dengan.
Contoh:
- 450 = 450
- 7.230 = 7.230
Artinya, kedua bilangan memiliki nilai yang sama.
B. Cara Membandingkan Bilangan
Bandingkan nilai tempat mulai dari angka paling kiri.
Contoh 1:
532 dan 548
- Ratusan sama-sama 5.
- Puluhan: 3 lebih kecil daripada 4.
Maka:
532 < 548
Contoh 2:
781 dan 719
- Ratusan sama-sama 7.
- Puluhan: 8 lebih besar daripada 1.
Maka:
781 > 719
Contoh 3:
635 dan 635
Semua angka sama.
Maka:
635 = 635
C. Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan berdasarkan nilainya.
1. Dari yang Terkecil ke Terbesar (Urutan Naik)
Contoh:
145, 321, 278, 189
Urutan:
145, 189, 278, 321
2. Dari yang Terbesar ke Terkecil (Urutan Turun)
Contoh:
145, 321, 278, 189
Urutan:
321, 278, 189, 145
Langkah Mengurutkan Bilangan
- Perhatikan angka pada tempat ribuan atau ratusan.
- Jika sama, bandingkan angka pada tempat puluhan.
- Jika masih sama, bandingkan angka pada tempat satuan.
- Susun sesuai perintah (naik atau turun).
Contoh Soal
Soal 1
Bandingkan bilangan berikut!
a. 325 ... 352
Jawaban:
325 < 352
Soal 2
685 ... 685
Jawaban:
685 = 685
Soal 3
912 ... 891
Jawaban:
912 > 891
Soal 4
Urutkan dari yang terkecil!
356, 245, 478, 198
Jawaban:
198, 245, 356, 478
Soal 5
Urutkan dari yang terbesar!
540, 825, 713, 461
Jawaban:
825, 713, 540, 461
Latihan
A. Berilah tanda >, <, atau =!
- 452 .... 425
- 607 .... 607
- 839 .... 938
- 715 .... 705
- 264 .... 426
B. Urutkan dari yang terkecil!
- 540, 235, 412, 189
- 678, 432, 789, 521
C. Urutkan dari yang terbesar!
- 345, 892, 567, 123
- 610, 905, 478, 732
Kesimpulan
- Gunakan tanda > jika bilangan pertama lebih besar.
- Gunakan tanda < jika bilangan pertama lebih kecil.
- Gunakan tanda = jika kedua bilangan sama.
- Untuk mengurutkan bilangan, bandingkan nilai tempat mulai dari angka paling kiri, kemudian susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya sesuai perintah.
1. Tokoh-Tokoh Perumusan Pancasila
Beberapa tokoh yang berperan penting dalam proses perumusan Pancasila antara lain:
- Ir. Soekarno
- Drs. Mohammad Hatta
- Mr. Mohammad Yamin
- Mr. Soepomo
- Achmad Soebardjo
- Ki Bagus Hadikusumo
- A.A. Maramis
- Abikoesno Tjokrosoejoso
- K.H. Wahid Hasyim
Para tokoh tersebut memiliki latar belakang yang berbeda, namun mereka mampu bekerja sama demi kepentingan bangsa Indonesia.
2. Karakter Tokoh Perumus Pancasila
| Tokoh | Karakter yang Diteladani |
|---|---|
| Ir. Soekarno | Nasionalisme, percaya diri, kepemimpinan, berani |
| Mohammad Hatta | Jujur, sederhana, bertanggung jawab, disiplin |
| Mohammad Yamin | Cinta tanah air, cerdas, kreatif |
| Soepomo | Bijaksana, berpikir kritis, mengutamakan persatuan |
| Ki Bagus Hadikusumo | Religius, toleransi, bijaksana |
| Achmad Soebardjo | Cinta damai, mampu bermusyawarah |
| K.H. Wahid Hasyim | Menghargai perbedaan, toleransi, rendah hati |
3. Nilai-Nilai Karakter yang Dapat Diteladani
a. Cinta Tanah Air
Mencintai bangsa Indonesia dan menjaga persatuan.
Contoh:
- Mengikuti upacara bendera dengan tertib.
- Menjaga nama baik sekolah dan bangsa.
- Menggunakan produk dalam negeri.
b. Tanggung Jawab
Melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh.
Contoh:
- Mengerjakan PR tepat waktu.
- Menjaga kebersihan kelas.
- Melaksanakan piket sesuai jadwal
c. Disiplin
Mematuhi aturan yang berlaku.
Contoh:
- Datang ke sekolah tepat waktu.
- Memakai seragam sesuai ketentuan.
- Mematuhi tata tertib sekolah.
d. Kerja Sama (Gotong Royong)
Bekerja bersama untuk mencapai tujuan.
Contoh:
- Membersihkan kelas bersama.
- Berdiskusi dalam kelompok.
- Membantu teman yang mengalami kesulitan.
e. Musyawarah
Mengambil keputusan bersama melalui diskusi.
Contoh:
- Memilih ketua kelas.
- Menentukan pembagian tugas kelompok.
- Menyelesaikan masalah dengan berdiskusi.
f. Menghargai Perbedaan
Menghormati perbedaan agama, suku, budaya, dan pendapat.
Contoh:
- Berteman dengan siapa saja.
- Tidak mengejek teman.
- Mendengarkan pendapat orang lain.
g. Jujur
Mengatakan dan melakukan sesuatu sesuai kenyataan.
Contoh:
- Tidak menyontek saat ulangan.
- Mengembalikan barang yang ditemukan.
- Mengakui kesalahan.
E. Penerapan Karakter Tokoh Perumus Pancasila
Di Rumah
- Membantu orang tua tanpa disuruh.
- Berkata jujur kepada anggota keluarga.
- Menghormati orang tua dan saudara.
- Bertanggung jawab terhadap tugas di rumah.
Di Sekolah
- Menghargai guru dan teman.
- Belajar dengan sungguh-sungguh.
- Aktif berdiskusi tanpa memaksakan pendapat.
- Menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
- Bermain dengan semua teman tanpa membeda-bedakan.
Di Lingkungan Masyarakat
- Mengikuti kerja bakti.
- Menjaga kerukunan antarwarga.
- Menghormati perbedaan agama dan budaya.
- Membantu tetangga yang membutuhkan.
- Menjaga kebersihan lingkungan.
F. Contoh Kasus
Kasus 1
Di kelas akan dipilih ketua kelas baru. Semua siswa diberi kesempatan menyampaikan pendapat.
Karakter yang diterapkan:
- Musyawarah
- Demokratis
- Menghargai pendapat orang lain
Kasus 2
Seorang teman lupa membawa alat tulis.
Karakter yang diterapkan:
- Peduli
- Gotong royong
- Tolong-menolong
Latihan
A. Pilihan Ganda
1. Tokoh yang mengusulkan dasar negara pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945 adalah ....
a. Mohammad Hatta
b. Soepomo
c. Ir. Soekarno
d. Mohammad Yamin
2. Sikap yang mencerminkan karakter Mohammad Hatta adalah ....
a. Menyontek saat ulangan
b. Tidak mengerjakan tugas
c. Bertanggung jawab terhadap tugas
d. Mengejek teman
3. Menghargai pendapat teman saat diskusi merupakan penerapan nilai ....
a. Egois
b. Musyawarah
c. Malas
d. Acuh tak acuh
Kesimpulan
Tokoh-tokoh perumus Pancasila memiliki karakter luhur, seperti cinta tanah air, jujur, disiplin, bertanggung jawab, toleransi, gotong royong, musyawarah, dan menghargai perbedaan. Karakter-karakter tersebut menjadi teladan bagi seluruh warga negara Indonesia. Dengan menerapkannya di rumah, sekolah, dan masyarakat, peserta didik turut mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat persatuan, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.

Komentar
Posting Komentar