Kamis, 6 agustus 2026-4A- B.indonesia, Seni Rupa & IPAS

 




Selamat pagi,,,, 

Assalamualaikum.wr.wb anak shalih/sholeha IV.A bagaimana kabarnya hari ini Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Jangan lupa sebelum belajar mendengarkan tausiah dan merangkum isinya kemudian tadarus dan sholat duha

MAPEL BAHASA INDONESIA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menentukan ide pokok setiap teks narasi secara tepat.

Peseeta didik menjelaskan alasan memilih ide pokok berdasarkan isi cerita.

Peserta didik menyampaikan kembali isi cerita menggunakan bahasa sendiri secara runtut.

Peserta didik menjawab pertanyaan berdasarkan isi teks narasi dengan benar.

MATERI AJAR: MEMAHAMI IDE POKOK DARI TEKS NARASI

MODEL PEMBELAJARAN: DISCOVERY LEARNING

Pengertian Ide Pokok

Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi inti pembahasan dalam sebuah paragraf.

Ide pokok menjelaskan hal yang paling penting dalam paragraf.

Cara Menentukan Ide Pokok

  • Membaca paragraf dengan saksama.
  • Menentukan kalimat utama.
  • Menentukan inti pembahasan paragraf.
  • Menggunakan kata-kata sendiri untuk menyebutkan ide pokok.

Menjelaskan Alasan Memilih Ide Pokok

Setelah menemukan ide pokok, peserta didik perlu memberikan alasan berdasarkan isi paragraf.

Contoh:

Paragraf:

Setiap pagi Rani selalu menyiram tanaman di halaman rumah. Ia merawat bunga agar tumbuh subur dan berbunga indah.

Ide pokok:
Rani rajin merawat tanaman.

Alasan:
Karena seluruh isi paragraf menjelaskan kegiatan Rani menyiram dan merawat tanaman setiap pagi.


Menyampaikan Kembali Isi Cerita

Saat menceritakan kembali sebuah cerita, perhatikan:

  • Urutan kejadian.
  • Tokoh.
  • Tempat kejadian.
  • Masalah yang terjadi.
  • Penyelesaian masalah.

Gunakan bahasa sendiri tanpa mengubah isi cerita.


Menjawab Pertanyaan Berdasarkan Teks

Untuk menjawab pertanyaan dengan benar:

  • Bacalah teks secara teliti.
  • Temukan informasi penting.
  • Jawablah sesuai isi bacaan.
  • Jangan menambahkan informasi yang tidak terdapat dalam teks.

Contoh Teks Narasi

Menanam Pohon di Sekolah

Hari Sabtu pagi, seluruh siswa kelas IV mengikuti kegiatan menanam pohon di halaman sekolah. Mereka membawa bibit tanaman dari rumah masing-masing.

Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok bekerja sama menggali tanah, menanam bibit, lalu menyiramnya.

Setelah selesai, halaman sekolah menjadi lebih hijau dan indah. Semua siswa merasa bangga karena telah ikut menjaga lingkungan sekolah.


Menentukan Ide Pokok

ParagrafIde Pokok
1Siswa mengikuti kegiatan menanam pohon di sekolah.
2Siswa bekerja sama menanam pohon.
3Kegiatan menanam pohon membuat sekolah menjadi lebih hijau dan siswa merasa bangga.

Menjelaskan Alasan Memilih Ide Pokok

Paragraf 1

Ide pokok:
Siswa mengikuti kegiatan menanam pohon.

Alasan:
Karena paragraf menceritakan kegiatan seluruh siswa mengikuti penanaman pohon di sekolah.

Paragraf 2

Ide pokok:
Siswa bekerja sama menanam pohon.

Alasan:
Semua kalimat menjelaskan kerja sama siswa saat menggali tanah, menanam, dan menyiram pohon.

Paragraf 3

Ide pokok:
Hasil kegiatan membuat sekolah lebih hijau.

Alasan:
Paragraf menjelaskan hasil kegiatan dan perasaan bangga siswa.


Menceritakan Kembali Isi Cerita

Contoh:

Pada hari Sabtu, siswa kelas IV mengikuti kegiatan menanam pohon di sekolah. Mereka bekerja dalam kelompok untuk menggali tanah, menanam bibit, dan menyiram tanaman. Setelah selesai, halaman sekolah menjadi lebih hijau. Semua siswa merasa senang karena dapat menjaga lingkungan sekolah.


Latihan

A. Menentukan Ide Pokok

Tuliskan ide pokok setiap paragraf dari teks "Menanam Pohon di Sekolah."

ParagrafIde Pokok
1......................
2......................
3......................

B. Menjelaskan Alasan

Tuliskan alasan mengapa kamu memilih ide pokok tersebut.

Paragraf 1:
..................

Paragraf 2:
...................

Paragraf 3:
...................


C. Menceritakan Kembali

Ceritakan kembali isi bacaan menggunakan bahasamu sendiri secara runtut!


D. Menjawab Pertanyaan

  1. Kapan kegiatan menanam pohon dilaksanakan?
  2. Siapa yang mengikuti kegiatan tersebut?
  3. Apa yang dibawa siswa dari rumah?
  4. Bagaimana cara siswa menanam pohon?
  5. Mengapa siswa merasa bangga setelah kegiatan selesai?

MAPEL IPAS

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu memecahkan masalah energi dalam kehidupan sehari-hari.

MATERI AJAR: PEMECAHAN MASALAH ENERGI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

MODEL PEMBELAJARAN : PROBLEM BASED LEARNING

 Permasalahan Energi

Beberapa masalah yang sering terjadi antara lain:

  • Pemborosan listrik di rumah dan sekolah.
  • Penggunaan bahan bakar fosil secara berlebihan.
  • Polusi udara akibat kendaraan bermotor.
  • Meningkatnya kebutuhan energi setiap tahun.
  • Cadangan energi fosil semakin menipis.

4. Dampak Pemborosan Energi

  • Tagihan listrik meningkat.
  • Cadangan energi semakin berkurang.
  • Pemanasan global.
  • Pencemaran lingkungan.
  • Perubahan iklim.

5. Upaya Pemecahan Masalah Energi

Di Rumah

  • Mematikan lampu saat tidak digunakan.
  • Mencabut charger setelah dipakai.
  • Menggunakan lampu LED.
  • Mengurangi penggunaan AC.
  • Menjemur pakaian menggunakan sinar matahari.

Di Sekolah

  • Mematikan kipas angin dan proyektor setelah pembelajaran.
  • Membuka jendela agar cahaya alami masuk.
  • Menghemat penggunaan air.
  • Membuat program hemat energi.

Di Masyarakat

  • Menggunakan transportasi umum.
  • Bersepeda atau berjalan kaki.
  • Memanfaatkan energi surya.
  • Menanam pohon.
  • Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

E. Contoh Permasalahan

Kasus

Di sebuah sekolah, lampu kelas tetap menyala saat jam istirahat meskipun tidak ada siswa di dalam kelas. Selain itu, banyak siswa yang membiarkan kipas angin tetap menyala setelah pulang sekolah.

Pertanyaan

  1. Apa masalah yang terjadi?
  2. Apa penyebabnya?
  3. Apa dampaknya?
  4. Bagaimana solusi yang dapat dilakukan?
  5. Siapa yang bertanggung jawab menerapkan solusi tersebut?

F. Langkah Penyelesaian Masalah

LangkahKegiatan
Identifikasi masalahMenentukan masalah energi yang terjadi
Analisis penyebabMenentukan faktor penyebab
Menentukan solusiMenyusun alternatif penyelesaian
Melaksanakan solusiMenerapkan tindakan hemat energi
EvaluasiMenilai keberhasilan solusi

G. Aktivitas Peserta Didik

Diskusi Kelompok

Amati lingkungan sekolah.

Catat:

  • Bentuk pemborosan energi yang ditemukan.
  • Penyebabnya.
  • Dampaknya.
  • Solusi yang dapat dilakukan.

Presentasikan hasil diskusi di depan kelas.



MAPEL SENI RUPA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu Mengidentifikasi unsur keseimbangan dan irama pada berbagai karya seni rupa.

MATERI AJAR: Keseimbangan dan Irama dalam Karya Seni Rupa

MODEL PEMBELAJARAN : PROBLEM BASIC LEARNING

A. Pengertian Keseimbangan

Keseimbangan adalah susunan unsur-unsur seni rupa sehingga karya terlihat serasi, tidak berat sebelah, dan nyaman dipandang.

Keseimbangan membantu membuat sebuah gambar tampak rapi dan menarik.

Jenis-Jenis Keseimbangan

1. Keseimbangan Simetris

Keseimbangan simetris terjadi apabila sisi kanan dan kiri memiliki bentuk, ukuran, atau susunan yang hampir sama.

Contoh:

  • Kupu-kupu
  • Wajah manusia
  • Bangunan yang memiliki bentuk sama di kedua sisinya

2. Keseimbangan Asimetris

Keseimbangan asimetris terjadi apabila kedua sisi berbeda bentuk atau ukuran, tetapi tetap terlihat seimbang.

Contoh:

  • Lukisan pemandangan
  • Taman bunga
  • Poster

B. Pengertian Irama

Irama dalam seni rupa adalah pengulangan unsur-unsur seni secara teratur sehingga menghasilkan kesan gerak dan keteraturan.

Irama membuat karya menjadi lebih hidup, menarik, dan tidak membosankan.


C. Bentuk Irama

1. Irama Berulang

Pengulangan bentuk yang sama secara terus-menerus.

Contoh:

  • Motif garis
  • Pola batik
  • Deretan bunga

2. Irama Bergantian

Pengulangan dua atau lebih bentuk secara bergantian.

Contoh:

  • Lingkaran – segitiga – lingkaran – segitiga
  • Warna merah – kuning – merah – kuning

3. Irama Bertingkat

Pengulangan dengan perubahan ukuran, warna, atau bentuk secara bertahap.

Contoh:

  • Lingkaran kecil → sedang → besar
  • Warna muda → sedang → tua

D. Contoh Penerapan Keseimbangan dan Irama

Dalam kehidupan sehari-hari, keseimbangan dan irama dapat ditemukan pada berbagai karya seni.

Karya SeniKeseimbanganIrama
BatikSusunan motif seimbangPengulangan motif
AnyamanPola rapiPengulangan garis
PosterPenempatan gambar dan tulisan seimbangPengulangan warna atau bentuk
LukisanObjek tersusun seimbangPengulangan bentuk, warna, atau garis

E. Langkah Membuat Karya Seni

Tema

"Hiasan Bunga"

Alat dan Bahan

  • Kertas gambar
  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris
  • Krayon atau pensil warna

Langkah-langkah

  1. Tentukan tema gambar.
  2. Buat sketsa sederhana.
  3. Susun gambar agar seimbang.
  4. Tambahkan motif yang berulang sehingga muncul irama.
  5. Warnai gambar dengan rapi.
  6. Periksa kembali hasil karya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran : senin ,28 juli 2025

pembelajaran: jum'at, 19 september 2025

Materi ajar hari: rabu,18 november 2020