Pembelajaran : kamis, 15 januari 2026

Membuat Karya Rupa Kreatif
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik mampu:
-
Menjelaskan pengertian karya rupa.
-
Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa (garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun).
-
Menentukan gagasan karya rupa dari diri sendiri atau inspirasi dari lingkungan sekitar.
-
Membuat karya rupa dengan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun.
-
Menunjukkan sikap percaya diri, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap karya sendiri.
B. Apersepsi (Kegiatan Awal – Interaktif)
Guru mengajak siswa berdiskusi:
-
Pernahkah kalian menggambar bebas di rumah?
-
Dari mana ide gambar kalian berasal?
Guru menunjukkan beberapa gambar (alam, hewan, bangunan, karya seni) dan bertanya:
“Menurut kalian, gambar ini terinspirasi dari mana?”
Siswa diarahkan bahwa karya rupa bisa berasal dari gagasan sendiri atau inspirasi dari luar.
C. Pengertian Karya Rupa
Karya rupa adalah hasil karya seni yang dapat dilihat dan diraba, seperti gambar, lukisan, kolase, dan patung.
Karya rupa dapat dibuat berdasarkan:
-
Gagasan sendiri (imajinasi, perasaan, ide pribadi)
-
Inspirasi dari luar (alam, lingkungan, budaya, pengalaman, karya orang lain)
D. Unsur-Unsur Seni Rupa
1. Garis
Garis adalah goresan yang membentuk gambar.
Jenis garis:
-
Lurus
-
Lengkung
-
Zig-zag
-
Putus-putus
2. Warna
Warna membuat karya terlihat menarik.
Jenis warna:
-
Warna primer: merah, kuning, biru
-
Warna sekunder: hijau, oranye, ungu
-
Warna hangat dan warna dingin
3. Tekstur
Tekstur adalah kesan permukaan benda, bisa diraba atau dilihat.
Contoh:
-
Halus
-
Kasar
-
Licin
-
Berbintik
4. Bentuk
Bentuk adalah wujud benda yang dua dimensi (2D).
Contoh:
-
Lingkaran
-
Persegi
-
Segitiga
5. Bangun
Bangun adalah wujud benda tiga dimensi (3D).
Contoh:
-
Kubus
-
Balok
-
Tabung
-
Bola
E. Kegiatan Inti (Pembelajaran Interaktif)
Aktivitas 1: Ayo Menemukan Ide!
Petunjuk:
Siswa memilih satu sumber ide:
-
Diri sendiri (cita-cita, imajinasi, perasaan)
-
Lingkungan (sekolah, rumah, alam, budaya)
Tugas:
Tuliskan ide karya rupa yang akan dibuat.
Aktivitas 2: Ayo Merancang Karya
Petunjuk:
-
Buatlah sketsa sederhana.
-
Tentukan:
-
Garis apa yang digunakan
-
Warna yang dipilih
-
Tekstur yang akan ditampilkan
-
Bentuk dan bangun yang digunakan
-
Aktivitas 3: Ayo Berkarya!
Alat dan bahan (disesuaikan kondisi sekolah):
-
Kertas gambar
-
Pensil dan penghapus
-
Crayon / pensil warna / cat air
-
Kertas bekas (untuk kolase)
Tugas:
Buat karya rupa dengan menggabungkan unsur:
✔ garis
✔ warna
✔ tekstur
✔ bentuk
✔ bangun
Aktivitas 4: Pamer Karya Mini 🖼️
Petunjuk:
-
Siswa memajang karyanya di kelas.
-
Siswa menjelaskan:
-
Ide karya
-
Unsur seni rupa yang digunakan
-
F. Sikap dan Nilai yang Dikembangkan
-
Percaya diri
-
Menghargai karya teman
-
Kreatif dan imajinatif
-
Bertanggung jawab terhadap hasil karya
G. Rangkuman
Karya rupa dapat dibuat berdasarkan gagasan sendiri atau inspirasi dari luar. Dalam membuat karya rupa, kita perlu menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun agar karya terlihat menarik dan bermakna.
IPAS
Jenis-Jenis Kegiatan Ekonomi dan Hubungannya dengan Sumber Daya Alam Setempat
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi.
Menyebutkan jenis-jenis kegiatan ekonomi.
Menjelaskan hubungan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat.
Memberikan contoh kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar.
B. Pengertian Kegiatan Ekonomi
Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kegiatan ekonomi dilakukan agar manusia dapat:
Memperoleh makanan
Memperoleh pakaian
Memperoleh tempat tinggal
Memperoleh penghasilan
C. Jenis-Jenis Kegiatan Ekonomi
1. Kegiatan Produksi
Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa.
Contoh kegiatan produksi:
Petani menanam padi menghasilkan beras
Nelayan menangkap ikan
Pengrajin membuat kerajinan tangan
Pabrik mengolah bahan mentah menjadi barang jadi
Hubungan dengan sumber daya alam:
Produksi memanfaatkan sumber daya alam seperti tanah, air, tumbuhan, dan hasil laut.
2. Kegiatan Distribusi
Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen.
Contoh kegiatan distribusi:
Pedagang menjual hasil pertanian ke pasar
Sopir truk mengirim barang ke toko
Penjual sayur keliling
Hubungan dengan sumber daya alam:
Distribusi membantu menyebarkan hasil sumber daya alam agar dapat digunakan oleh banyak orang.
3. Kegiatan Konsumsi
Konsumsi adalah kegiatan menggunakan atau memakai barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan.
Contoh kegiatan konsumsi:
Membeli dan memakan makanan
Menggunakan pakaian
Menggunakan air dan listrik
Hubungan dengan sumber daya alam:
Barang yang dikonsumsi berasal dari pengolahan sumber daya alam.
D. Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi Setempat
Setiap daerah memiliki sumber daya alam yang berbeda sehingga kegiatan ekonominya juga berbeda.
| Daerah | Sumber Daya Alam | Kegiatan Ekonomi |
|---|---|---|
| Daerah pantai | Ikan, laut | Nelayan, pengolahan ikan |
| Daerah pegunungan | Tanah subur | Bertani sayur, perkebunan |
| Daerah hutan | Kayu, rotan | Kerajinan, mebel |
| Daerah sungai | Air | Perikanan, irigasi |
E. Pentingnya Menjaga Sumber Daya Alam
Sumber daya alam harus dijaga agar kegiatan ekonomi dapat berlangsung terus-menerus.
Cara menjaga sumber daya alam:
Menggunakan sumber daya alam secara bijak
Tidak membuang sampah sembarangan
Menanam kembali pohon yang ditebang
Tidak menangkap ikan dengan bahan berbahaya
F. Contoh Kegiatan Ekonomi di Lingkungan Sekitar
Petani padi di desa
Pedagang di pasar
Pengrajin anyaman bambu
Nelayan di daerah pesisir
G. Rangkuman
Kegiatan ekonomi terdiri dari produksi, distribusi, dan konsumsi. Kegiatan ekonomi sangat bergantung pada sumber daya alam yang ada di suatu daerah. Oleh karena itu, sumber daya alam harus dijaga agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Komentar
Posting Komentar