Kamis, 13 agustus 2026-4A- B.indonesia dan IPAS
Selamat pagi,,,,
IDENTITAS DIRI;
A. Nama : GERY PERDHO HIPSON S.Pd
B. Mapel : B.indonesia & IPAS
C. Hari/Tanggal : kamis,13 Agustus 2026
D. Kelas : IV.A
E.
Selamat pagi,,,,Tabik pun
Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.A apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
CAPAIAN PEMBELAJARAN:
.Menyimak
Memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan); dan memahami isi teks sastra berbentuk teks aural.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Para peserta didik mampu mengerjakan sumatif harian dengan baik dan benar.
MATERI POKOK : MENYIAMK TEKS
METODE PEMBELAJARAN : PENUGASAN, TANYA JAWAB
MEDIA PEMBELAJARAN : SOAL-SOAL
MATERI AJAR BAHASA INDONESIA
A. Memahami Teks Narasi
1. Pengertian Teks Narasi
Teks narasi adalah teks yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa secara runtut. Cerita dalam teks narasi dapat berupa cerita nyata maupun cerita khayalan.
Contoh teks narasi:
Pada hari Minggu, Rani pergi ke rumah nenek. Ia membantu nenek membersihkan halaman. Setelah selesai, Rani dan nenek menanam bunga bersama. Rani merasa senang karena dapat menghabiskan waktu bersama nenek.
2. Ciri-Ciri Teks Narasi
- Berisi cerita atau rangkaian peristiwa.
- Memiliki tokoh.
- Memiliki latar tempat dan waktu.
- Peristiwa disampaikan secara berurutan.
- Memiliki pesan atau amanat.
3. Struktur Sederhana Narasi
Awal: memperkenalkan tokoh dan keadaan.
Tengah: menceritakan masalah atau peristiwa yang dialami tokoh.
Akhir: menceritakan penyelesaian masalah dan biasanya terdapat pesan.
4. Cara Memahami Teks Narasi
Saat membaca cerita, perhatikan:
- Siapa yang terlibat dalam cerita?
- Apa yang terjadi?
- Di mana dan kapan peristiwa terjadi?
- Bagaimana masalah diselesaikan?
- Apa pesan yang dapat diambil?
B. Menentukan Tokoh, Peristiwa, dan Pesan Cerita
1. Tokoh
Tokoh adalah orang, hewan, atau karakter yang terlibat dalam cerita.
Contoh:
Budi menemukan seekor anak kucing di depan rumah. Ia membawa kucing tersebut ke dalam rumah dan memberinya makanan.
Tokoh: Budi dan anak kucing.
2. Peristiwa
Peristiwa adalah kejadian yang terjadi dalam cerita.
Contoh:
Siti lupa membawa payung. Ketika pulang sekolah, hujan turun dengan deras. Siti kemudian berteduh di rumah temannya.
Peristiwa: Siti kehujanan karena lupa membawa payung dan kemudian berteduh di rumah temannya.
3. Pesan atau Amanat
Pesan adalah pelajaran atau nasihat yang ingin disampaikan melalui cerita.
Contoh:
Dika selalu membuang sampah pada tempatnya. Ia juga mengingatkan teman-temannya agar menjaga kebersihan sekolah.
Pesan: Kita harus menjaga kebersihan lingkungan.
Tips Menentukan Pesan
Tanyakan kepada diri sendiri:
“Pelajaran apa yang dapat saya ambil dari cerita ini?”
Pesan cerita biasanya berkaitan dengan sikap seperti:
- jujur,
- rajin,
- bertanggung jawab,
- suka menolong,
- menghormati orang lain,
- menjaga kebersihan.
C. Memahami Ide Pokok
1. Pengertian Ide Pokok
Ide pokok adalah gagasan utama atau hal terpenting yang dibicarakan dalam sebuah paragraf.
Ide pokok dapat ditemukan dengan memahami kalimat-kalimat dalam paragraf.
Contoh
Kebersihan kelas harus dijaga bersama. Setiap siswa harus membuang sampah pada tempatnya. Siswa juga perlu membersihkan meja dan menyapu lantai secara bergantian.
Ide pokok: Kebersihan kelas harus dijaga bersama.
Kalimat lainnya memberikan penjelasan tentang ide pokok tersebut.
2. Cara Menentukan Ide Pokok
- Bacalah paragraf dengan teliti.
- Tentukan hal yang paling banyak dibicarakan.
- Cari kalimat yang berisi gagasan utama.
- Perhatikan kalimat pertama atau terakhir karena ide pokok sering terdapat di sana.
- Gunakan kalimat yang singkat untuk menyatakan ide pokok.
Contoh lain
Setiap pagi, Andi selalu bangun tepat waktu. Ia merapikan tempat tidur dan membantu ibu menyapu rumah sebelum berangkat sekolah.
Ide pokok: Andi selalu bangun tepat waktu dan melakukan kegiatan pagi dengan tertib.
D. Menyimak Petunjuk Arah
1. Pengertian Petunjuk Arah
Petunjuk arah adalah informasi yang digunakan untuk menunjukkan jalan atau lokasi suatu tempat.
Contoh:
Dari sekolah, berjalanlah lurus sampai menemukan lampu merah. Belok kiri setelah lampu merah. Kemudian berjalan sekitar 100 meter. Perpustakaan berada di sebelah kanan jalan.
2. Kosakata yang Digunakan dalam Petunjuk Arah
| Petunjuk | Arti |
|---|---|
| Lurus | Bergerak ke arah depan tanpa berbelok |
| Belok kanan | Berubah arah ke sebelah kanan |
| Belok kiri | Berubah arah ke sebelah kiri |
| Di depan | Berada pada bagian depan |
| Di belakang | Berada pada bagian belakang |
| Di samping | Berada di sebelah suatu tempat |
| Di antara | Berada di tengah dua tempat/benda |
| Seberang | Berada di sisi lain suatu jalan/tempat |
| Pertigaan | Jalan yang bercabang menjadi tiga |
| Perempatan | Jalan yang bercabang menjadi empat |
3. Cara Menyimak Petunjuk Arah
Ketika mendengarkan petunjuk arah:
- Dengarkan dengan saksama.
- Ingat tempat awal.
- Perhatikan arah kanan dan kiri.
- Ingat nama tempat yang menjadi patokan.
- Perhatikan urutan petunjuk.
- Jika perlu, gambarkan rute pada kertas.
Contoh
Petunjuk:
Dari rumah, berjalan lurus menuju taman. Setelah melewati taman, belok kanan. Kemudian berjalan sampai menemukan masjid. Sekolah berada di sebelah kiri masjid.
Urutan perjalanan:
Rumah → lurus → taman → belok kanan → masjid → sekolah.
E. Memahami Ide Pokok Suatu Pesan Lisan
1. Pengertian Pesan Lisan
Pesan lisan adalah informasi, pemberitahuan, nasihat, atau ajakan yang disampaikan melalui ucapan.
Contoh:
“Anak-anak, besok kita akan melaksanakan kerja bakti. Jangan lupa membawa sapu dan kain lap dari rumah. Kita akan mulai pukul tujuh pagi.”
Ide pokok pesan tersebut:
Siswa akan melaksanakan kerja bakti besok pagi.
2. Cara Menentukan Ide Pokok Pesan Lisan
Saat menyimak pesan lisan:
- Dengarkan pembicara dengan penuh perhatian.
- Pahami topik yang sedang dibicarakan.
- Ingat kata-kata penting yang disampaikan.
- Tentukan informasi yang paling utama.
- Abaikan informasi tambahan yang tidak berkaitan langsung dengan inti pesan.
- Sampaikan kembali inti pesan menggunakan kalimat sendiri.
Contoh
Pesan:
“Besok semua siswa diminta datang lebih awal karena akan diadakan upacara. Siswa harus memakai seragam lengkap dan membawa topi.”
Ide pokok: Siswa harus datang lebih awal untuk mengikuti upacara.
Informasi penting:
- Datang lebih awal.
- Memakai seragam lengkap.
- Membawa topi.
F. Latihan
Latihan 1 – Teks Narasi
Bacalah cerita berikut!
Pada sore hari, Edo bermain di taman. Ia melihat seorang anak kecil menangis karena kehilangan bola. Edo membantu mencari bola tersebut. Setelah beberapa menit, mereka menemukan bola di balik semak-semak. Anak itu mengucapkan terima kasih kepada Edo.
Jawablah pertanyaan berikut:
- Siapa tokoh dalam cerita tersebut?
- Apa peristiwa yang terjadi?
- Di mana peristiwa terjadi?
- Apa yang dilakukan Edo?
- Apa pesan yang dapat diambil dari cerita tersebut?
Latihan 2 – Ide Pokok
Bacalah paragraf berikut!
Menanam pohon memiliki banyak manfaat. Pohon dapat membuat udara menjadi lebih sejuk. Pohon juga membantu mengurangi polusi udara dan membuat lingkungan menjadi lebih indah.
Pertanyaan: Apa ide pokok paragraf tersebut?
Latihan 3 – Petunjuk Arah
Simak petunjuk berikut!
Dari kelas, berjalanlah lurus menuju halaman sekolah. Setelah sampai di halaman, belok kiri. Berjalanlah sampai menemukan ruang guru. Perpustakaan berada tepat di sebelah ruang guru.
Pertanyaan:
- Ke mana siswa berjalan setelah keluar dari kelas?
- Ke arah mana siswa berbelok?
- Apa yang menjadi patokan sebelum menemukan perpustakaan?
- Di mana letak perpustakaan?
Latihan 4 – Pesan Lisan
Guru menyampaikan pesan:
“Anak-anak, jangan lupa membawa buku cerita pada hari Jumat. Buku tersebut akan digunakan untuk kegiatan membaca bersama di kelas.”
Pertanyaan:
- Apa pesan utama yang disampaikan?
- Kapan buku cerita harus dibawa?
- Untuk kegiatan apa buku tersebut digunakan?
G. Kesimpulan
- Teks narasi adalah teks yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa secara runtut.
- Tokoh adalah karakter yang terlibat dalam cerita.
- Peristiwa adalah kejadian yang terdapat dalam cerita.
- Pesan/amanat adalah pelajaran atau nasihat yang dapat diambil dari cerita.
- Ide pokok adalah gagasan utama dalam sebuah paragraf.
- Petunjuk arah memberikan informasi tentang cara menuju suatu tempat.
- Saat menyimak petunjuk arah, kita harus memperhatikan arah, urutan perjalanan, dan tempat yang menjadi patokan.
- Pesan lisan adalah informasi yang disampaikan melalui ucapan.
- Untuk menemukan ide pokok pesan lisan, kita harus mendengarkan dengan teliti dan menemukan informasi yang paling penting.
LATIHAN SOAL:
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c dan d yang benar!
Lala mempunyai sebuah baju yang sangat disukainya. Baju itu sering ia pakai ketika bermain atau berkumpul bersama keluarga. Suatu hari, Kiki, adik Lala, mengambil baju tersebut karena ingin mencobanya. Lala merasa kesal karena Kiki mengambil bajunya tanpa meminta izin.
Setelah berbicara dengan Kiki, Lala akhirnya membolehkan adiknya mencoba baju tersebut. Kiki terlihat senang. Lala kemudian memperhatikan baju itu dan berpikir bahwa Kiki memang sudah cukup besar untuk memakainya.
Lala lalu mencoba memakai kembali baju tersebut. Ternyata, baju itu terasa sempit. Ia merasa gerah dan tidak nyaman ketika memakainya. Saat bercermin, Lala menyadari bahwa tubuhnya sudah bertambah besar. Baju yang dahulu pas dipakai ternyata sekarang sudah tidak cocok lagi untuknya.
Lala kemudian menyadari bahwa tidak semua barang yang dahulu disukainya masih dapat digunakan sekarang. Ia berpikir bahwa barang yang sudah tidak terpakai dapat diberikan kepada orang lain yang membutuhkannya.
Akhirnya, Lala memutuskan untuk memberikan baju tersebut kepada Kiki setelah bajunya diperbaiki. Kiki sangat senang menerima baju dari kakaknya. Lala pun merasa senang karena barang yang sudah tidak cocok untuknya masih dapat digunakan oleh adiknya.
1. Permasalahan utama yang dialami Lala dalam cerita adalah ....
A. Lala tidak mempunyai baju untuk bermain.
B. Lala kesulitan memilih baju untuk Kiki.
C. Baju yang dahulu disukai Lala sudah tidak cocok lagi dipakainya.
D. Kiki tidak mempunyai baju yang dapat digunakan.
2. Perubahan keadaan yang menyebabkan Lala tidak nyaman memakai bajunya adalah ....
A. baju tersebut menjadi kotor
B. tubuh Lala bertambah besar
C. baju tersebut diberikan kepada Kiki
D. Kiki mengambil baju Lala
3. Berdasarkan cerita, tindakan Lala pada akhir cerita menunjukkan bahwa Lala mulai ....
A. tidak menyukai Kiki
B. memahami pentingnya berbagi
C. tidak peduli terhadap barang miliknya
D. ingin membeli baju yang lebih mahal
4. Mengapa Lala akhirnya mau memberikan bajunya kepada Kiki?
A. Karena Lala sudah tidak menyukai baju tersebut.
B. Karena Kiki memaksa Lala memberikan bajunya.
C. Karena Lala menyadari baju tersebut sudah tidak cocok untuknya dan masih dapat digunakan Kiki.
D. Karena Ibu menyuruh Lala membuang baju tersebut.
5. Perhatikan urutan peristiwa berikut!
- Lala menyadari tubuhnya sudah bertambah besar.
- Kiki ingin mencoba baju Lala.
- Lala merasa tidak nyaman ketika memakai bajunya.
- Lala memberikan baju tersebut kepada Kiki.
Urutan peristiwa yang tepat adalah ....
A. 2 – 1 – 3 – 4
B. 2 – 3 – 1 – 4
C. 3 – 2 – 1 – 4
D. 1 – 2 – 3 – 4
6. Kalimat berikut yang menggunakan kalimat transitif adalah ....
A. Kiki tersenyum.
B. Lala berdiri di depan cermin.
C. Lala memberikan baju kepada Kiki.
D. Kiki berlari ke kamar.
7. Perhatikan kalimat berikut!
Lala memperhatikan baju itu.
Objek dalam kalimat tersebut adalah ....
A. Lala
B. memperhatikan
C. baju
D. baju itu
8. Jika Lala tetap memaksakan memakai baju tersebut setiap hari, kemungkinan yang paling tepat berdasarkan isi cerita adalah ....
A. Lala akan semakin nyaman memakainya.
B. Baju tersebut mungkin semakin rusak dan Lala tetap merasa tidak nyaman.
C. Tubuh Lala akan kembali menjadi kecil.
D. Kiki tidak akan pernah dapat menggunakan baju tersebut.
9. Perhatikan pernyataan berikut!
“Barang yang sudah tidak cocok bagi kita belum tentu tidak berguna bagi orang lain.”
Pernyataan tersebut paling sesuai dengan pesan cerita karena ....
A. semua barang lama harus diberikan kepada orang lain
B. barang yang tidak kita gunakan dapat memiliki manfaat bagi orang lain
C. anak yang sudah besar tidak boleh memiliki barang lama
D. setiap kakak harus memberikan semua barang kepada adiknya
10. Lala awalnya merasa kesal ketika Kiki mengambil bajunya, tetapi pada akhir cerita ia merasa senang.
Kesimpulan yang paling tepat tentang perubahan perasaan Lala adalah ....
A. Lala berubah pikiran setelah menyadari bahwa berbagi dapat membuat barangnya tetap bermanfaat.
B. Lala takut Kiki akan mengambil semua barangnya.
C. Lala tidak lagi menyukai keluarganya.
D. Lala ingin mendapatkan baju baru dari Kiki.
Isian ((Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat)
11. Tokoh yang menerima baju dari Lala adalah ....
12. Lala mengetahui bahwa tubuhnya sudah bertambah besar ketika ia melihat dirinya di depan ....
13. Baju Lala terasa .... ketika dipakai kembali.
14. Lala merasa .... dan tidak nyaman ketika memakai baju yang sudah sempit.
15. Kata “memperhatikan” pada kalimat “Lala memperhatikan baju itu” memiliki kata dasar ....
16. Kalimat “Kiki tersenyum.” termasuk kalimat ....
17. Kalimat “Lala memberikan baju kepada Kiki.” termasuk kalimat .... karena memiliki objek.
18. Kata “gerah” dalam cerita berarti merasa ....
19. Jika sebuah barang sudah tidak cocok digunakan oleh seseorang tetapi masih dalam keadaan baik, sikap yang dapat diteladani dari Lala adalah ....
20. Dalam mencari arti kata “berkonsultasi” di kamus, kita perlu mencari kata dasarnya terlebih dahulu, yaitu ....
Anak sholeh sholeha jangan lupa belajar agar kalian dapat menjawab soal dengan baik, jangan lupa sholat lima waktu.
KUNCI JAWABAN:
No. | Jawaban |
1 | C |
2 | B |
3 | B |
4 | C |
5 | B |
6 | C |
7 | D |
8 | B |
9 | B |
10 | A |
B. Isian
No. | Jawaban |
11 | Kiki |
12 | Cermin |
13 | Sempit |
14 | Gerah |
15 | Perhati |
16 | Intransitif |
17 | Transitif |
18 | Panas/tidak nyaman |
19 | Berbagi/memberikan kepada orang lain yang membutuhkan |
20 | Konsultasi |
MAPEL IPAS
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu memecahkan masalah energi dalam kehidupan sehari-hari.
MATERI AJAR: PEMECAHAN MASALAH ENERGI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARi
Kisi2 materi sumatif harian ke 1 IPAS
Permasalahan Energi
Beberapa masalah yang sering terjadi antara lain:
- Pemborosan listrik di rumah dan sekolah.
- Penggunaan bahan bakar fosil secara berlebihan.
- Polusi udara akibat kendaraan bermotor.
- Meningkatnya kebutuhan energi setiap tahun.
- Cadangan energi fosil semakin menipis.
Dampak Pemborosan Energi
- Tagihan listrik meningkat.
- Cadangan energi semakin berkurang.
- Pemanasan global.
- Pencemaran lingkungan.
- Perubahan iklim.
Upaya Pemecahan Masalah Energi
Di Rumah
- Mematikan lampu saat tidak digunakan.
- Mencabut charger setelah dipakai.
- Menggunakan lampu LED.
- Mengurangi penggunaan AC.
- Menjemur pakaian menggunakan sinar matahari.
Di Sekolah
- Mematikan kipas angin dan proyektor setelah pembelajaran.
- Membuka jendela agar cahaya alami masuk.
- Menghemat penggunaan air.
- Membuat program hemat energi.
Di Masyarakat
- Menggunakan transportasi umum.
- Bersepeda atau berjalan kaki.
- Memanfaatkan energi surya.
- Menanam pohon.
- Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
. Contoh Permasalahan
Kasus
Di sebuah sekolah, lampu kelas tetap menyala saat jam istirahat meskipun tidak ada siswa di dalam kelas. Selain itu, banyak siswa yang membiarkan kipas angin tetap menyala setelah pulang sekolah.
Pertanyaan
- Apa masalah yang terjadi?
- Apa penyebabnya?
- Apa dampaknya?
- Bagaimana solusi yang dapat dilakukan?
- Siapa yang bertanggung jawab menerapkan solusi tersebut?
F. Langkah Penyelesaian Masalah
| Langkah | Kegiatan |
|---|---|
| Identifikasi masalah | Menentukan masalah energi yang terjadi |
| Analisis penyebab | Menentukan faktor penyebab |
| Menentukan solusi | Menyusun alternatif penyelesaian |
| Melaksanakan solusi | Menerapkan tindakan hemat energi |
| Evaluasi | Menilai keberhasilan solusi |

Komentar
Posting Komentar