Selasa, 1 september 2026-4A- seni rupa
Selamat pagi,,,,
IDENTITAS DIRI;
A. Nama : GERY PERDHO HIPSON S.Pd
B. Mapel : Seni Rupa
C. Hari/Tanggal : selasa, 1 september 2026
D. Kelas : IV.A
E.
Selamat pagi,,,,Tabik pun
Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.A apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengamati, menganalisis, dan merespons unsur-unsur rupa serta prinsip-prinsip desain (keseimbangan, irama, dan penekanan) dalam berbagai karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi dengan benar.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan menyimak penjelasan, mengamati contoh gambar lukisan dan batik, berdiskusi, serta menganalisis karya secara mandiri, peserta didik mampu:
1. Menjelaskan konsep dasar prinsip desain dalam karya seni rupa.
2. Menganalisis unsur keseimbangan (simetris, asimetris, radial) pada karya seni rupa.
3. Menganalisis unsur irama (pengulangan bentuk/warna) pada karya seni rupa.
4. Menganalisis unsur penekanan (fokus utama/center of interest) pada karya seni rupa.
5. Menunjukkan sikap teliti, jujur, dan apresiatif dalam menganalisis karya seni.
✅ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu:
1. Memahami 3 prinsip utama desain: Keseimbangan, Irama, dan Penekanan.
2. Mengidentifikasi letak keseimbangan pada lukisan atau ragam hias batik.
3. Menemukan pola pengulangan (irama) garis, bentuk, atau warna pada karya seni.
4. Menentukan bagian objek yang menjadi pusat perhatian (penekanan) dalam sebuah karya.
5. Menuliskan hasil analisis karya seni rupa secara tertata dan rapi pada lembar latihan.
📚 MATERI POKOK
📖 Pengertian Prinsip Desain Seni Rupa
⚖️ Analisis Keseimbangan (Simetris, Asimetris, dan Radial)
🎵 Analisis Irama (Pengulangan Unsur Rupa secara Teratur/Bervariasi)
🎯 Analisis Penekanan (Pusat Perhatian / Center of Interest)
🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN
Penjelasan interaktif, pengamatan visual (apresiasi seni), diskusi kelompok, latihan terbimbing, dan penugasan analisis mandiri.
📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA
Contoh Lukisan Pemandangan, Kain Batik Nusantara, Poster Seni Rupa, Papan Tulis, LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), dan Buku Pendamping Seni Rupa.
💭 APERSEPSI
Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran Seni Rupa.
Guru menunjukkan dua buah gambar di depan kelas: sebuah gambar kain batik mega mendung dan sebuah lukisan pemandangan gunung dengan matahari merah terang di tengahnya.
Kemudian guru bertanya:
💭 "Anak-anak, mengapa ketika kita melihat kain batik, polanya terlihat sangat rapi dan enak dipandang?"
💭 "Ketika melihat lukisan ini, bagian mana yang pertama kali menarik perhatian mata kalian? Mengapa?"
💭 "Apakah sisi kanan dan sisi kiri lukisan ini terlihat seimbang?"
Guru menjelaskan bahwa keindahan karya seni diciptakan melalui pengatur desain yang matang menggunakan prinsip keseimbangan, irama, dan penekanan.
🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan
Allah Swt. adalah Zat Yang Mahaindah dan mencintai keindahan. Seluruh alam semesta diciptakan Allah dengan keseimbangan dan keteraturan yang luar biasa, mulai dari pergantian siang dan malam hingga indahnya warna-warni bunga. Belajar mengamati keindahan karya seni dan mengapresiasinya dengan cermat merupakan bentuk rasa syukur kita atas keagungan ciptaan Allah Swt. Yuk, kita belajar dengan teliti, jujur, dan penuh semangat! ✨
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan adalah kesan kesamaan bobot visual antara bagian kiri-kanan atau atas-bawah dari suatu karya seni rupa.
- Keseimbangan Simetris: Bagian kiri dan kanan persis sama (seperti cermin). Contoh: Bentuk candi, pola batik tertentu.
- Keseimbangan Asimetris: Bagian kiri dan kanan tidak sama bentuknya, namun tetap terasa seimbang secara visual. Contoh: Lukisan pohon besar di kiri dan beberapa batu kecil di kanan.
- Keseimbangan Radial (Melingkar): Unsur seni disusun melingkar memancar dari titik pusat. Contoh: Motif ukiran piring hias atau bunga matahari.
2. Irama (Rhythm)
Irama adalah pengulangan satu atau lebih unsur rupa (garis, bentuk, atau warna) secara teratur atau bervariasi sehingga menciptakan kesan gerakan yang dinamis.
- Irama Teratur: Pengulangan bentuk dan ukuran yang sama secara berulang. Contoh: Pola garis-garis pada kain tenun atau motif batik parang.
- Irama Bervariasi: Pengulangan bentuk dari kecil ke besar atau perubahan warna secara bertahap (gradasi). Contoh: Lukisan gelombang laut yang bergulung-gulung.
3. Penekanan (Emphasis / Center of Interest)
Penekanan adalah bagian dari karya seni yang dibuat paling menonjol atau paling kontras untuk menjadi pusat perhatian utama bagi orang yang melihatnya.
- Penekanan dapat dibuat dengan cara:
- Memberikan warna yang paling terang/berbeda dari sekitarnya.
- Membuat ukuran objek utama jauh lebih besar dibanding objek pendukung.
- Meletakkan objek utama di bagian tengah karya.
- Contoh: Pada lukisan hutan berdaun hijau, terdapat satu ekor burung berwarna merah menyala. Burung merah tersebut merupakan bagian penekanan.
📝 LATIHAN HARIAN
A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!
1. Prinsip seni rupa yang memberikan kesan kesamaan bobot visual pada karya disebut ....
2. Keseimbangan yang bagian kiri dan kanannya persis sama dinamakan keseimbangan ....
3. Pengulangan unsur garis, bentuk, atau warna secara berulang dan teratur menciptakan ....
4. Bagian karya seni rupa yang sengaja dibuat menonjol agar menjadi pusat perhatian utama disebut ....
5. Mewarnai objek utama dengan warna terang di antara latar belakang bernuansa gelap merupakan cara untuk membuat ....
B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan runtut!
1. Sebutkan 3 jenis keseimbangan dalam karya seni rupa!
2. Amatilah lukisan pemandangan berikut: Di tengah sawah hijau yang luas, terdapat seorang petani memakai caping berwarna kuning emas yang mencolok. Analisislah mana yang menjadi keseimbangan, irama, dan penekanan pada gambaran tersebut!
🔑 KUNCI JAWABAN
🔑 KUNCI JAWABAN
A. Isian
1. Keseimbangan (Balance)
2. Simetris
3. Irama (Rhythm)
4. Penekanan (Emphasis / Center of Interest)
5. Penekanan / Pusat perhatian
B. Uraian
1. Tiga jenis keseimbangan:
o Keseimbangan Simetris
o Keseimbangan Asimetris
o Keseimbangan Radial (Melingkar)
2. Hasil Analisis Karya:
o Keseimbangan: Keseimbangan asimetris antara hamparan sawah di sisi kiri-kanan dan posisi petani.
o Irama: Pengulangan petak-petak sawah hijau dan tanaman padi yang berderet rapi.
o Penekanan: Petani bercaping kuning emas (karena warnanya kontras/mencolok dibanding warna hijau hamparan sawah di sekitarnya).
🌈 KESIMPULAN
Hari ini kita telah belajar menganalisis desain pada berbagai karya seni rupa:
- Keseimbangan (Balance): Menata bagian kiri-kanan atau atas-bawah karya agar terasa seimbang (simetris, asimetris, radial).
- Irama (Rhythm): Mengulang bentuk, garis, atau warna secara teratur/bervariasi untuk memberikan kesan alur gerak yang indah.
- Penekanan (Emphasis): Menonjolkan salah satu objek menjadi center of interest (pusat perhatian) melalui kontras warna, ukuran, atau tata letak.

Komentar
Posting Komentar